Antikarat mobil penting untuk melindungi bodi dan rangka kendaraan dari karat yang bisa menyebabkan keropos serta kerusakan serius.
Risiko korosi biasanya lebih tinggi jika mobil sering melewati jalanan basah, banjir, atau digunakan saat musim hujan.
Meski biaya pemasangannya cukup beragam, perlindungan ini dapat mendukung hasil service rutin mobil untuk menjaga performa hingga nilai jual mobil.
Lantas, berapa estimasi biaya antikarat mobil dan apa saja manfaatnya? Simak selengkapnya di artikel ini!
Keuntungan Menggunakan Antikarat Mobil
Menggunakan antikarat mobil terbaik dapat membantu melindungi kendaraan dari risiko korosi sekaligus menjaga kenyamanan saat digunakan dalam berbagai kondisi. Berikut beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan dari menggunakan antikarat:
1. Membuat Bodi dan Mesin Lebih Awet
Mobil baru sebenarnya sudah dibekali lapisan antikarat pada beberapa bagian penting, seperti kolong, sasis, pintu, hingga ruang mesin. Namun, lapisan ini bisa menipis seiring penggunaan sehingga risiko karat semakin besar.
Oleh karena itu, penggunaan antikarat mobil direkomendasikan untuk melindungi komponen berbahan besi dari korosi, terutama jika mobil sering digunakan di area pantai atau jalan yang lembap.
Dengan perlindungan yang baik, performa mesin tetap terjaga dan mobil tidak mudah kehilangan tenaga.
2. Mengurangi Suara Bising saat Berkendara
Karat pada bagian mesin atau roda bisa menimbulkan suara gesekan yang mengganggu kenyamanan berkendara. Jika kondisi ini dibiarkan, komponen mobil pun bisa menjadi rapuh hingga rusak.
Dengan lapisan antikarat, bagian mobil yang rawan menjadi lebih terlindungi dari korosi sehingga suara bising dapat dikurangi dan risiko kerusakan yang lebih besar pun bisa dicegah.
Baca juga: Aki Mobil Berapa Volt? Ini Standar yang Perlu Diketahui
3. Menjaga Nilai Jual Mobil
Mobil yang terlihat berkarat, terutama di bagian kolong dan mesin, sering dianggap memiliki noda bekas banjir atau kurang terawat. Hal ini tentu bisa membuat harga jual kendaraan menurun.
Sebaliknya, mobil yang terawat dan bebas karat biasanya lebih menarik di mata calon pembeli sehingga nilai jualnya tetap terjaga.
4. Menjaga Tampilan Mobil Tetap Bersih
Lapisan antikarat juga membantu menjaga tampilan mobil tetap bersih dan enak dipandang. Hal ini dikarenakan karat dapat membuat bodi terlihat kusam dan kotor. Dengan perlindungan yang tepat, penampilan mobil akan tetap terawat dan nyaman digunakan sehari-hari.
5. Lebih Tenang saat Melewati Berbagai Medan
Genangan air dan jalan berlumpur sering menjadi penyebab munculnya karat pada mobil. Oleh sebab itu, penggunaan antikarat bisa membuat Anda lebih tenang saat melewati jalan yang berlumpur dan tergenang air.
Meski begitu, mobil tetap perlu dibersihkan setelah terkena lumpur atau genangan agar kotoran tidak menempel terlalu lama.
Kira-Kira Berapa Lama Antikarat Mobil Dapat Bertahan?
Lapisan antikarat mobil umumnya bisa bertahan hingga sekitar 3 tahun, bahkan lebih lama tergantung pada kualitas pelapis yang digunakan.
Namun, daya tahannya juga dipengaruhi oleh pemakaian mobil, kondisi iklim, serta seberapa sering kendaraan terkena air atau melewati jalanan basah.
Oleh karena itu, antikarat mobil biasanya perlu dilapisi ulang setiap 1–2 tahun agar perlindungannya tetap optimal dan mobil terhindar dari risiko korosi.
Berapa Estimasi Biaya Antikarat Mobil?
Harga antikarat mobil bisa berbeda-beda tergantung pada jenis kendaraan, kualitas pelapis yang digunakan, hingga tarif bengkel di masing-masing daerah.
Umumnya, semakin besar ukuran mobil dan semakin premium jenis antikaratnya, biaya yang dibutuhkan juga akan lebih tinggi. Berikut kisaran estimasinya:
- Mobil small size: Untuk mobil kecil, seperti LCGC dan hatchback, biaya antikarat umumnya mulai dari Rp2 jutaan hingga Rp3,5 jutaan.
- Mobil medium size: Mobil keluarga, seperti Avanza, Ertiga, HR-V, atau Xpander, biasanya membutuhkan biaya sekitar Rp3 jutaan sampai Rp4 jutaan.
- Mobil large size: Kendaraan berukuran besar, seperti CR-V, Fortuner, Pajero Sport, hingga X-Trail, memiliki estimasi biaya antikarat mulai dari Rp3 jutaan hingga lebih dari Rp4 jutaan.
- Mobil extra largesize: Untuk mobil premium berukuran besar, seperti Alphard atau double cabin, biaya antikarat bisa berkisar Rp4 jutaan sampai Rp11 jutaan.
- Supercar: Mobil sport, seperti Ferrari, Porsche, atau Lamborghini, umumnya memerlukan biaya lebih tinggi, yakni mulai dari Rp4 jutaan hingga Rp12 jutaan atau lebih.
Baca juga: Apakah Cairan Antibocor Ban Aman untuk Mobil? Ini Penjelasannya
Tips Memilih Antikarat Mobil
Sebelum menggunakan antikarat mobil, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan agar perlindungannya lebih maksimal dan tahan lama. Berikut tips yang bisa jadi pertimbangan:
1. Pilih Pelapis dengan Perlindungan yang Baik
Saat memilih antikarat mobil, pastikan Anda menggunakan pelapis dengan kualitas perlindungan yang bagus. Jangan mudah tergiur oleh harga murah karena tidak sedikit produk dengan kualitas cat yang kurang baik.
Supaya tidak salah pilih, cari tahu dulu jenis pelapis yang digunakan atau tanyakan langsung ke bengkel resmi tepercaya.
2. Perhatikan Kualitas Bahan
Selain jenis pelapisnya, kualitas bahan antikarat juga perlu diperhatikan. Bahan dengan kualitas rendah bisa membuat lapisan cepat retak dan memicu munculnya karat pada permukaan mobil jika dibiarkan terlalu lama.
3. Pertimbangkan Pengalaman Teknisi
Pengalaman teknisi juga penting untuk diperhatikan saat memilih layanan antikarat mobil. Teknisi yang berpengalaman biasanya lebih teliti dan mampu memberikan hasil pelapisan yang maksimal, sehingga perlindungan mobil dari karat bisa lebih optimal.
4. Cek Peralatan yang Digunakan Bengkel
Setelah memastikan pengalaman teknisi, pastikan juga bengkel menggunakan peralatan yang memadai untuk proses pelapisan antikarat mobil.
Sebab pengerjaan yang tidak didukung alat tepat bisa membuat hasil pelapisan kurang maksimal dan justru memicu munculnya karat lebih cepat.
5. Pilih Bengkel Resmi dan Tepercaya
Agar lebih aman, sebaiknya pilih jasa antikarat mobil di bengkel resmi atau bengkel yang sudah memiliki standar dan reputasi baik. Hal ini penting untuk memastikan kualitas layanan dan hasil pengerjaan yang diberikan.
6. Rutin Mencuci dan Merawat Mobil
Agar perlindungan antikarat tetap optimal, jangan lupa mencuci mobil secara rutin untuk membersihkan kotoran dan debu yang bisa memicu korosi, terutama pada bagian bawah mobil dan area yang sulit dijangkau.
Lakukan juga pengecekan serta pelapisan ulang antikarat secara berkala agar kondisi mobil tetap terjaga, mengingat karat yang dibiarkan terlalu lama bisa membuat bagian mobil menjadi rapuh dan keropos serta menurunkan kenyamanan berkendara.
Di samping pengecekan karat, jangan kesampingkan pengecekan dan servis berkala mobil agar kondisi kendaraan tetap terjaga, terutama pada bagian-bagian yang rentan terkena korosi. Untuk perawatan mobil yang lebih optimal, Anda bisa mempercayakan servis kendaraan di NAWILIS.
Berpengalaman sejak 1963, NAWILIS dikenal sebagai bengkel tepercaya dengan layanan otomotif lengkap, teknisi ahli, serta pengerjaan yang presisi untuk menjaga performa mobil tetap nyaman dan aman digunakan.
NAWILIS juga menghadirkan promo Happy Hour berupa diskon biaya jasa servis pada hari atau jam tertentu sehingga Anda bisa melakukan servis lebih hemat tanpa mengurangi kualitas pengerjaannya.
Jadi, segera kunjungi bengkel NAWILIS terdekat untuk mendapatkan perawatan mobil terbaik yang menjaga mobil Anda tetap prima!
Baca juga: Apakah Bisa Ganti Aki Mobil Sendiri di Rumah? Cek Caranya!

