Run-Flat Tire, atau disingkat menjadi Ban RFT, adalah teknologi ban yang tetap dapat digunakan meski mengalami kebocoran atau kempis dalam batas kecepatan dan jarak tertentu.
Berkat teknologi RFT, pengemudi tetap bisa melanjutkan perjalanan menuju bengkel atau lokasi yang lebih aman tanpa harus langsung mengganti ban mobil di tempat.
Meski menawarkan kepraktisan dan keamanan lebih saat keadaan darurat, ban RFT juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan sebelum digunakan.
Namun, apa sebenarnya ban RFT dan apakah ban ini cocok untuk kendaraan Anda? Simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.
Apa Itu Ban RFT?
Ban RFT adalah singkatan dari Run-Flat Tire, yaitu jenis ban dengan desain khusus yang membuat Anda tetap bisa menyetir dengan aman meskipun ban mengalami kebocoran atau kehabisan udara.
Jadi, saat tekanan udaranya hilang sepenuhnya, Anda tidak akan langsung terjebak di pinggir jalan karena mobil masih bisa melaju dengan kecepatan dan jarak terbatas hingga menemukan bengkel atau tempat yang aman.
Kelebihan Ban RFT
Dibandingkan dengan ban konvensional, ban mobil RFT menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya lebih praktis dan aman digunakan, terutama saat terjadi kebocoran di tengah perjalanan. Adapun beberapa kelebihan ban RFT adalah sebagai berikut:
1. Lebih Aman saat Ban Bocor
Saat ban kehilangan tekanan udara, Anda tidak perlu langsung berhenti di pinggir jalan untuk menggantinya. Dengan ban RFT, mobil masih bisa dikendarai hingga mencapai bengkel atau tempat yang lebih aman sehingga mengurangi risiko mengganti ban di lokasi yang berbahaya.
2. Kendaraan Tetap Stabil
Ban RFT dirancang agar kendaraan tetap stabil saat tekanan udara berkurang. Hal ini membantu pengemudi mempertahankan kendali mobil dengan lebih baik meski ban mengalami kebocoran.
3. Tidak Perlu Membawa Ban Serep
Penggunaan ban RFT umumnya tidak memerlukan ban serep. Oleh karena itu, mobil tidak perlu membawa beban tambahan, seperti ban cadangan, dongkrak, maupun peralatan untuk membuka roda.
4. Efisiensi Bahan Bakar Lebih Baik
Berkurangnya beban kendaraan karena tidak membawa ban serep membuat efisiensi bahan bakar lebih optimal.
Baca juga: Macam-Macam Ukuran Ban Mobil dan Cara Bacanya, Yuk Pahami!
Kekurangan Ban RFT
Meski menawarkan berbagai keunggulan, ban RFT juga memiliki beberapa keterbatasan yang perlu dipertimbangkan sebelum menggunakannya. Sebelum menentukan pilihan, berikut beberapa kekurangan ban RFT yang perlu diperhatikan:
1. Tetap Perlu Memperhatikan Aturan Ban Serep
Ban RFT memang memungkinkan mobil tetap melaju saat bocor sehingga mobil tidak memerlukan ban serep.
Meskipun begitu, Anda tetap perlu memastikan kendaraan memenuhi persyaratan laik jalan dan memahami batas penggunaan ban RFT setelah kehilangan tekanan udara dalam perjalanan.
2. Bantingan Cenderung Lebih Keras
Ban RFT memiliki dinding samping yang lebih kaku sehingga kenyamanan berkendara di jalan bergelombang bisa berkurang.
Oleh karena itu, mobil yang menggunakan ban RFT sejak pabrik biasanya telah disesuaikan dengan sistem suspensi yang mendukung karakter ban tersebut.
3. Tapak Ban Lebih Cepat Aus
Berdasarkan studi J.D. Power, ban RFT umumnya memiliki masa pakai tapak yang lebih singkat dibandingkan dengan ban konvensional.
Salah satu teorinya menyatakan bahwa ban RFT menggunakan senyawa tapak yang lebih lunak untuk membantu mengurangi efek bantingan yang lebih keras.
4. Harga Relatif Lebih Mahal
Dibandingkan dengan ban konvensional, harga ban RFT umumnya sekitar 20–30% lebih tinggi karena menggunakan konstruksi yang berbeda.
5. Sebaiknya Diganti Setelah Bocor
Jika mengalami kebocoran, ban RFT lebih disarankan untuk langsung diganti daripada diperbaiki. Pasalnya, daya tahan ban dapat menurun setelah bocor, berbeda dengan ban konvensional yang masih bisa ditambal dalam kondisi tertentu.
Baca juga: 4 Rekomendasi Merek Ban Mobil Terbaik dan Tips Memilihnya
Rekomendasi Ban RFT Terbaik Beserta Harganya
Jika Anda berencana beralih ke ban mobil RFT, ada beberapa pilihan yang bisa Anda pertimbangkan. Berikut rekomendasi ban RFT beserta kisaran harganya:
1. Bridgestone Potenza S001 Run-Flat Technology
Bridgestone Potenza S001 RFT dirancang agar kendaraan tetap dapat melaju hingga sekitar 80 km dengan kecepatan maksimal 80 km/jam setelah ban mengalami kebocoran.
Ban Bridgestone Potenza S001 Run-Flat Technology dikembangkan sebagai ban bawaan untuk mobil sport, coupe, dan sedan premium, serta mampu memberikan performa optimal di jalan kering maupun basah. Kisaran harganya mulai dari Rp3.000.000 hingga Rp5.220.000 per ban, tergantung ukuran yang dipilih.
2. Bridgestone Potenza RE050A RFT
Bridgestone Potenza RE050A RFT merupakan ban run-flat yang dikembangkan untuk mobil sport, coupe, dan sedan berperforma tinggi. Selain tampil sporty, ban ini juga menawarkan kemampuan menikung yang baik pada kondisi jalan kering maupun basah.
Kisaran harga Bridgestone Potenza RE050A RFT sekitar Rp4.200.000 hingga Rp4.500.000 per ban, bergantung pada ukuran, indeks beban, dan spesifikasi lainnya.
Baca juga: Penasaran Apa Arti Kode Ban Mobil? Begini Cara Membacanya
Apa Bedanya Ban RFT dan Ban Non-RFT?
Baik ban RFT maupun ban non-RFT memiliki fungsi yang sama, tetapi keduanya menawarkan karakteristik yang berbeda. Agar lebih mudah membandingkannya, simak perbedaannya pada tabel berikut:
Fitur | Ban RFT (Run-Flat Tire) | Ban Non-RFT |
Kemampuan saat bocor | Tetap bisa digunakan meski bocor | Harus segera diganti atau diperbaiki |
Kenyamanan berkendara | Bantingan lebih keras karena dinding ban lebih kaku | Lebih nyaman karena lebih fleksibel |
Harga | Relatif lebih mahal | Lebih terjangkau |
Bobot | Lebih berat | Lebih ringan |
Jarak tempuh setelah bocor | Sekitar 50–80 km (tergantung model) | Tidak dapat digunakan setelah bocor |
Perawatan | Umumnya tidak memerlukan ban serep | Memerlukan ban serep atau penggantian ban saat bocor |
Pada dasarnya, pilihan antara ban RFT dan ban non-RFT bergantung pada kebutuhan dan preferensi berkendara Anda.
Jika sering menempuh perjalanan jauh atau melewati rute yang minim akses bengkel, ban RFT bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.
Sebaliknya, jika mengutamakan kenyamanan dan biaya yang lebih ekonomis untuk penggunaan sehari-hari, ban non-RFT dapat menjadi opsi yang lebih sesuai.
Apa pun jenis ban yang Anda gunakan, baik RFT maupun non-RFT, kondisinya tetap perlu diperiksa secara berkala agar keamanan dan kenyamanan berkendara tetap terjaga.
Jika ban sudah waktunya diganti, Anda bisa memanfaatkan layanan ganti ban mobil di NAWILIS.
Di NAWILIS, Anda akan mendapatkan pendampingan untuk memilih ban yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mobil, menggunakan produk ban asli dan berkualitas, serta menjalani proses penggantian yang mengikuti standar keamanan.
NAWILIS juga menyediakan ban Bridgestone serta produk ban lainnya yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda.
Tidak hanya itu, NAWILIS juga menghadirkan promo Cek Aki dan Ban GRATIS hingga akhir Desember 2026 di seluruh cabang.
Dengan pengalaman sebagai spesialis spooring-balancing sejak 1963, NAWILIS dipercaya sebagai rujukan bagi berbagai bengkel umum maupun resmi di Indonesia.
Seluruh proses pengerjaan didukung oleh peralatan yang canggih dan lengkap serta dikerjakan oleh teknisi profesional.
Jadi, jangan tunggu sampai ban bermasalah. Segera datangi salah satu dari lebih dari 20 cabang NAWILIS terdekat agar kondisi ban mobil Anda selalu optimal dalam setiap perjalanan.
Baca juga: Berapa Lama Masa Pakai Ban Mobil? Ini Cara Mengeceknya!


