Rangkaian sistem suspensi dan undersell merupakan bagian vital yang menentukan tingkat kenyamanan serta stabilitas kendaraan. Baik pada mobil bertransmisi otomatis maupun maupun manual, setiap bagian bekerja secara terpadu untuk menyerap getaran jalan dan menjaga kendali kemudi.Memahami rincian komponen kaki-kaki mobil dan fungsinya akan membantu Anda mendeteksi potensi kerusakan sejak awal sebelum berdampak pada keamanan berkendara, terutama ketika anda hendak bepergian jarak jauh. Mari simak penjelasan fungsi dan rincian komponennya di bawah ini.
Fungsi Suspensi atau Kaki-Kaki Mobil
Sistem kaki-kaki kendaraan memegang peranan kunci dalam mengontrol dinamika berkendara. Berikut beberapa fungsi utamanya:
- Menopang Berat Mobil: Menerima beban keseluruhan bodi kendaraan, penumpang, serta muatan bagasi untuk didistribusikan secara merata ke seluruh roda.
- Meredam Guncangan: Mengurangi dampak benturan saat melintasi permukaan jalan yang tidak rata, berlubang, atau bergelombang agar kabin tetap nyaman.
- Menjaga Stabilitas Mobil: Meminimalkan gejala kemiringan bodi (body roll) saat mobil bermanuver di tikungan tajam atau melaju pada kecepatan tinggi.
- Mendukung Kendali Setir: Meneruskan perintah dari lingkar kemudi ke roda penggerak agar arah laju kendaraan tetap presisi.
- Menahan Gaya Dari Pengereman: Menjaga kedudukan roda tetap stabil dari pergeseran akibat gaya inersia saat pedal rem diinjak secara mendadak.
- Menjaga Kontak Roda dengan Jalan: Memastikan permukaan tapak ban selalu menempel sempurna di permukaan jalan untuk mengoptimalkan traksi pengereman dan akselerasi.
Baca juga: 8 Persiapan Mudik dengan Mobil Pribadi, Wajib Diperhatikan!
Apa Saja Komponen Suspensi Atau Kaki-Kaki Mobil?
Untuk memudahkan Anda dalam membayangkan posisinya, Anda bisa melihat susunan teknis melalui buku panduan manual atau gambar komponen kaki-kaki mobil. Berikut adalah beberapa bagian utamanya:
1. Shock Absorber atau Shock Breaker
Komponen utama penolak guncangan yang berfungsi meredam ayunan berlebih dari pegas saat kendaraan melintasi jalanan yang tidak rata.
2. Ball Joint
Termasuk dalam komponen kaki-kaki mobil bagian depan, ball joint bertindak sebagai sendi pemutar yang menghubungkan steering knuckle dengan control arm agar roda dapat bergerak bebas saat berbelok.
3. Bearing
Bantalan roda yang menjaga agar putaran roda tetap lancar dan minim gesekan. Kerusakan bearing umumnya ditandai dengan munculnya suara mendengung dari kolong mobil.
4. Bushing Arm
Sebagai salah satu komponen kaki-kaki mobil di bagian belakang maupun depan, karet bushing ini berfungsi meredam getaran sambungan antara lengan ayun (control arm) dengan sasis mobil.
5. Arm atau Lengan Ayun
Berdasarkan konstruksinya, terdapat upper arm dan lower arm yang bertugas menahan posisi roda agar tidak bergeser maju atau mundur saat bergerak naik-turun.
6. Sistem Pengereman
Meliputi komponen piringan cakram, kampas rem, dan kaliper yang bekerja bersama untuk memperlambat laju kendaraan secara aman.
7. Tie Rod dan Long Tie Rod / Rack End
Penghubung antara sistem kemudi (steering rack) dengan roda depan. Komponen ini memastikan sudut putar roda depan sejajar dengan arah setir.
Baca juga: Memahami Biaya Spooring Mobil & Faktor yang Memengaruhinya
8. Stabilisator
Batang besi penyeimbang (sway bar) yang menghubungkan suspensi kiri dan kanan mobil guna mencegah gejala mobil limbung saat berbelok di tikungan.
9. Per atau Pegas
Berfungsi menopang beban kendaraan sekaligus menyerap benturan awal dari permukaan jalan. Tipe yang umum digunakan adalah coil spring (ulir) dan leaf spring (lembaran).
10. Velg
Komponen logam padat tempat terpasangnya ban yang berfungsi menyalurkan tenaga putar ke permukaan jalan.
11. Roda dan Ban
Satu-satunya bagian suspensi mobil yang bersentuhan langsung dengan jalan. Kondisi alur ban sangat menentukan tingkat cengkeraman (grip) dan keamanan pengereman, maka dari itu disarankan untuk melakukan pengecekan kondisi ban mobil secara rutin. Namun pada saat anda memutuskan untuk melakukan servis suspensi di bengkel, teknisi biasanya akan melakukan atau pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada paking karet yang pecah, besi yang bengkok, atau kebocoran oli suspensi.
Cara Merawat Kaki-Kaki Mobil
Langkah perawatan paling mendasar untuk menjaga keawetan sistem suspensi adalah dengan rutin melakukan proses spooring dan balancing. Prosedur spooring mengembalikan keselarasan sudut-sudut roda sesuai spesifikasi pabrikan, sedangkan balancing menyeimbangkan bobot putaran roda agar tidak menimbulkan getaran pada kecepatan tinggi.
Selain menjaga sudut roda, pastikan kondisi fisik ban dan komponen penyangga karet selalu diperiksa secara berkala. Untuk perawatan yang optimal, Anda dapat mempercayakan kendaraan Anda di NAWILIS. Didukung pengalaman lebih dari 62 tahun sebagai spesialis spooring-balancing, NAWILIS hadir dengan peralatan presisi tinggi untuk menangani berbagai keluhan sasis kendaraan Anda.Manfaatkan promo pemeriksaan spooring gratis di cabang NAWILIS terdekat untuk memastikan seluruh komponen kaki-kaki mobil Anda berada dalam kondisi prima!
Baca juga: Apa Saja Nama-Nama Spare Part Mobil? Yuk, Kenali Fungsinya!


