Pompa oli mobil merupakan komponen penting yang berfungsi mengalirkan oli ke seluruh bagian mesin agar tetap terlumasi dengan baik. Cara kerjanya adalah dengan mengisap oli dari bak penampungan, lalu memompanya agar bersirkulasi dan menjaga performa mesin tetap optimal.
Sayangnya, kerusakan pompa oli sering kali tidak disadari, padahal kondisi ini bisa memicu overheat mobil hingga penurunan performa. Oleh karena itu, penting untuk memahami fungsi, komponen, dan tanda kerusakannya agar tidak terlambat ditangani. Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!
Fungsi Pompa Oli
Pompa oli memiliki peran penting dalam menjaga sistem pelumasan mesin tetap bekerja optimal. Komponen ini bertugas mengisap oli dari bak penampungan (karter), lalu menyalurkannya ke seluruh bagian mesin agar setiap komponen tetap terlumasi dengan baik.
Proses ini tidak hanya menjaga kinerja mesin, tetapi juga membantu mencegah kerusakan akibat gesekan berlebih. Berikut beberapa fungsi pompa oli mobil yang perlu Anda ketahui:
1. Menjaga Kebersihan Mesin
Sirkulasi oli membawa kotoran, serpihan logam, dan sisa pembakaran menuju filter oli sehingga kebersihan mesin tetap terjaga. Proses ini mencegah penumpukan endapan yang bisa menyumbat saluran oli dan mengganggu kinerja mesin.
2. Mencegah Overheating
Selain melumasi, oli juga berperan sebagai pendingin tambahan dengan menyerap panas dari ruang bakar dan komponen mesin. Saat bersirkulasi, panas tersebut dilepaskan sehingga membantu menurunkan suhu kerja mesin dan mencegah overheat.
3. Meningkatkan Efisiensi Mesin
Tekanan oli yang stabil membuat pelumasan bekerja optimal sehingga gesekan berkurang. Mesin pun dapat berputar lebih ringan, tenaga tidak banyak terbuang, dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien sekaligus membantu memperpanjang umur komponen.
4. Mengurangi Gesekan dan Panas Mesin
Sirkulasi oli membentuk lapisan tipis di antara komponen logam yang bergerak. Lapisan ini membantu mengurangi gesekan secara signifikan sehingga panas dan risiko keausan pada mesin bisa dikurangi.
5. Menjaga Tekanan Oli Tetap Stabil
Pompa oli tidak hanya mengalirkan oli, tetapi juga menjaga tekanannya tetap stabil. Dengan tekanan yang terjaga, oli bisa terdistribusi merata ke seluruh komponen mesin sehingga pelumasan tetap optimal.
Baca juga: Ini 9 Penyebab Mobil Mogok yang Sering Terjadi, Wajib Tahu!
Komponen Pompa Oli
Pompa oli terdiri dari beberapa bagian yang saling bekerja untuk memastikan oli dapat bersirkulasi dengan tekanan yang tepat ke seluruh mesin. Berikut komponen-komponen pompa oli mobil yang perlu Anda ketahui:
1. Trochoid
Pompa oli tipe trochoid terdiri dari dua bagian utama, yaitu inner rotor (drive gear) dan outer rotor (driven gear) yang berada dalam satu casing dengan lubang masuk (inlet) dan keluar (outlet) oli.
Saat inner rotor berputar, outer rotor ikut bergerak searah sehingga tercipta perubahan volume ruang di dalamnya. Perubahan ini dimanfaatkan untuk mengisap oli dari inlet lalu mendorongnya ke outlet.
2. Internal Gear
Pompa oli tipe internal gear memiliki prinsip kerja mirip dengan trochoid, namun dilengkapi ruang pembatas antara inner gear dan outer gear. Adanya ruang ini membuat volume oli yang dipompa lebih besar sehingga tekanan yang dihasilkan juga lebih tinggi.
Inner gear terhubung langsung dengan crankshaft dan berputar mengikutinya, sementara outer gear bergerak searah mengikuti putaran tersebut. Konstruksinya sederhana, tetapi tetap andal dalam bekerja.
3. External Gear
Pompa oli tipe external gear terdiri dari dua gear, yaitu drive gear dan drivengear yang dipasang sejajar dan saling bersisian. Berbeda dengan tipe sebelumnya, kedua gear ini tidak berada di dalam satu sama lain tetapi saling bersinggungan.
Saat drivegear berputar, driven gear akan ikut bergerak sehingga menghasilkan proses mengisap oli dari inlet dan mendorongnya ke outlet.
Baca juga: Pahami Arti Lampu Indikator Radiator Mobil & Penyebabnya!
Penyebab Pompa Oli yang Rusak
Sebelum membahas penyebabnya, penting untuk mengenali tanda-tanda pompa oli yang mulai bermasalah. Salah satu ciri yang paling umum adalah lampu indikator oli menyala meski volume oli masih cukup.
Selain itu, mesin bisa terdengar lebih kasar akibat pelumasan yang tidak optimal, tekanan oli menurun, hingga mesin lebih cepat panas (overheat) karena sirkulasi oli terganggu. Jika tanda-tanda ini muncul, sebaiknya segera dilakukan pengecekan agar kerusakan tidak semakin parah.
Lantas, apa saja sebenarnya yang bisa menyebabkan pompa oli rusak? Berikut penjelasannya:
1. Faktor Usia
Seiring pemakaian, komponen yang tidak pernah diganti akan mengalami penurunan kinerja. Oleh karena itu, penting untuk rutin mengecek kondisi pompa oli agar tetap berfungsi optimal dan tidak mengganggu performa mesin.
2. Sistem Pelumasan yang Bocor
Kebocoran pada selang, pipa, atau sambungan oli dapat menyebabkan tekanan oli menurun. Akibatnya, kinerja pompa menjadi tidak optimal dan berisiko membuat mesin tidak stabil, cepat panas, bahkan mengalami kerusakan serius.
3. Oli yang Tidak Sesuai
Setiap kendaraan memiliki spesifikasi oli yang berbeda. Jika menggunakan oli yang tidak sesuai, kinerja pompa oli bisa terganggu dan berdampak pada komponen mesin lainnya.
4. Kotoran yang Mengendap
Penumpukan kotoran pada filter oli dapat menyumbat sistem pelumasan dan menghambat aliran oli. Akibatnya, komponen mesin tidak terlumasi dengan baik, sementara pompa oli harus bekerja lebih keras hingga berisiko menurunkan kinerjanya dan memicu kerusakan mesin.
Cara Memperbaiki Pompa Oli Mobil yang Rusak
Jika pompa oli mobil mengalami kerusakan, sebaiknya jangan mencoba memperbaikinya sendiri tanpa penanganan yang tepat. Komponen ini berkaitan langsung dengan sistem pelumasan mesin sehingga perlu ditangani oleh teknisi profesional agar tidak menimbulkan kerusakan yang lebih serius.
Untuk hasil yang lebih aman dan optimal, Anda bisa langsung membawa mobil Anda untuk servis di NAWILIS. Didukung teknisi berpengalaman dan peralatan lengkap, NAWILIS siap membantu mengecek serta menangani masalah pada sistem pelumasan kendaraan Anda secara menyeluruh.
Selain itu, penting juga untuk rutin mengganti oli mesin guna menjaga kinerja pompa oli tetap maksimal. Untuk itu, Anda juga bisa mengganti oli secara rutin di NAWILIS.
Di NAWILIS, tersedia berbagai pilihan oli berkualitas sesuai kebutuhan mobil Anda, mulai dari Mobil 1, Castrol, hingga Shell. Tak hanya lengkap, oli yang digunakan juga 100% terjamin keasliannya sehingga lebih aman untuk mesin.
Menariknya, Anda juga bisa mendapatkan promo Paket Service Hemat, yaitu paket bundling ganti oli mesin dengan GRATIS MEMBER NITROGEN selama 1 tahun.
Manfaatkan kesempatan ini dan lakukan perawatan mobil secara rutin di NAWILIS terdekat agar performa kendaraan tetap optimal dan nyaman digunakan!
Baca juga: Apakah Boleh Cuci Mesin Mobil? Simak Manfaat dan Tips Amannya!

